
Bagi jamaah haji maupun umroh, berkunjung ke Raudhah menjadi salah satu momen yang paling dinanti saat berada di Madinah. Tempat ini dikenal sebagai area istimewa di dalam Masjid Nabawi yang memiliki banyak keutamaan dan kemuliaan.
Raudhah berada di antara makam Rasulullah SAW dan mimbar beliau. Nama “Raudhah” sendiri berarti taman, sehingga tempat ini sering disebut sebagai “Taman Surga”. Tidak heran jika banyak jamaah yang ingin melaksanakan shalat, berdoa, dan beribadah di area tersebut.
Lokasi Raudhah di Masjid Nabawi
Raudhah terletak di bagian dalam Masjid Nabawi dan termasuk area yang tidak terlalu luas. Ukurannya sekitar 22 x 15 meter persegi sehingga kapasitas jamaah yang dapat masuk pun terbatas.
Untuk jamaah laki-laki, akses menuju Raudhah biasanya lebih terbuka karena berada di area shaf pria. Sedangkan jamaah perempuan mendapatkan jadwal khusus yang telah diatur oleh petugas Masjid Nabawi.
Karena jumlah pengunjung sangat banyak setiap harinya, pihak keamanan masjid mengatur antrean dan waktu kunjungan agar tetap tertib dan nyaman bagi seluruh jamaah.
Mengapa Raudhah Disebut Taman Surga?
Keistimewaan Raudhah disebutkan langsung dalam hadis Rasulullah SAW. Dari Abdullah bin Zaid Al-Mazini radhiyallahu ‘anhu, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Antara rumahku dan mimbarku adalah salah satu taman dari taman-taman surga.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menjelaskan betapa mulianya tempat ini. Para ulama juga menerangkan bahwa Raudhah memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT.
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa terdapat dua pendapat mengenai makna hadis tersebut. Pendapat pertama menyebutkan bahwa Raudhah kelak akan dipindahkan ke surga. Sedangkan pendapat kedua menjelaskan bahwa ibadah yang dilakukan di tempat tersebut menjadi salah satu sebab seseorang mendapatkan surga.
Karena itulah, banyak jamaah memanfaatkan kesempatan berada di Raudhah untuk memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan melaksanakan shalat sunnah.
Cara Masuk ke Raudhah
Untuk menjaga ketertiban, jamaah yang ingin masuk ke Raudhah harus mengikuti prosedur yang telah ditentukan. Biasanya jamaah akan diarahkan secara bergantian dan diberikan waktu kunjungan terbatas.
Saat ini terdapat dua cara umum untuk mendapatkan izin masuk ke Raudhah. Cara pertama adalah melalui pengurusan rombongan oleh pihak travel atau muassasah yang mengatur jadwal jamaah.
Cara kedua dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Nusuk. Jamaah cukup mengunduh aplikasi tersebut, kemudian memilih jadwal kunjungan sesuai kuota yang tersedia.
Persiapkan Ibadah Terbaik di Raudhah
Raudhah menjadi salah satu tempat paling istimewa yang selalu dirindukan para tamu Allah. Karena kesempatan masuk ke area ini sangat terbatas, jamaah dianjurkan mempersiapkan fisik, menjaga adab, dan memperbanyak doa terbaik sebelum berkunjung.
Semoga setiap langkah ibadah di Tanah Suci membawa keberkahan dan menjadi perjalanan spiritual yang penuh makna bersama Pesona Mekkah Madinah.